AmbaritaNews.com | Kabupaten Bekasi - Pelayanan yang dinilai tidak profesional di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kabupaten Bekasi menjadi sorotan setelah seorang pasien mengaku menerima perlakuan yang dianggap kurang beretika dari seorang oknum pegawai.
Menurut keterangan pasien, kondisi ruang UGD saat itu dipenuhi nyamuk sehingga mengganggu waktu istirahat pasien yang masih menunggu ketersediaan ruang rawat inap. Dalam proses verifikasi, pasien mengaku mendapat pertanyaan bernada, "Tidak ada keluarga, ya?" yang dinilainya tidak mencerminkan pelayanan yang humanis.
Pasien tersebut menjelaskan bahwa anggota keluarganya sedang bekerja dan sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Ia juga menyampaikan harapannya agar seluruh petugas kesehatan mengedepankan sikap profesional, empati dan komunikasi yang santun kepada setiap pasien.
Peristiwa pada Rabu (8/7/2026) pagi ini memunculkan kritik terhadap kualitas pelayanan di UGD RSUD Kabupaten Bekasi dan masyarakat berharap manajemen rumah sakit melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan dan pembinaan terhadap seluruh petugas agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, masyarakat juga meminta Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi sebagai mitra kerja bidang kesehatan untuk meminta klarifikasi dari pihak RSUD Kabupaten Bekasi serta melakukan pengawasan terhadap kualitas pelayanan publik di rumah sakit daerah tersebut. [Kiki]
