Survei SMRC: Mayoritas Publik Kenal Program MBG dan KDMP, Namun Tingkat Kepuasan dan Keyakinan Menurun -->

Survei SMRC: Mayoritas Publik Kenal Program MBG dan KDMP, Namun Tingkat Kepuasan dan Keyakinan Menurun

Selasa, 28 Juli 2026, 19:27

kiri: Direktur SMRC, Deni Irvani   |   kanan: Manajer SMRC, Saidiman Ahmad


AmbaritaNews.com | Jakarta – Survei nasional yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada periode 5–19 Juli 2026 menunjukkan bahwa dua program prioritas Pemerintah Presiden Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), telah dikenal luas oleh masyarakat. Namun demikian, mayoritas responden menilai pelaksanaan MBG belum memuaskan dan meragukan prospek perkembangan KDMP.


Survei melibatkan 749 responden yang terdiri atas 605 pengguna telepon seluler yang diwawancarai melalui sambungan telepon dan 144 responden non-pengguna telepon seluler yang diwawancarai secara tatap muka. Survei memiliki margin of error sekitar ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Hasil survei menunjukkan sebanyak 95,4 persen masyarakat mengetahui atau pernah mendengar Program Makan Bergizi Gratis, sedangkan hanya 4,6 persen yang belum mengetahuinya.


Meski tingkat pengenalannya sangat tinggi, penilaian terhadap pelaksanaan program tersebut cenderung negatif. Dari responden yang mengetahui MBG, sebanyak 6,2 persen mengaku sangat puas, 27,6 persen cukup puas, 31 persen kurang puas, dan 30,6 persen menyatakan tidak puas sama sekali. Sebanyak 4,6 persen lainnya tidak memberikan jawaban, pada Selasa (28/7/2026) dilansir kanal YouTube 🔽


Linknya di sini: https://youtu.be/llrq7bMlWOo


Secara keseluruhan, tingkat kepuasan terhadap pelaksanaan MBG tercatat hanya 33,8 persen, sementara 61,6 persen responden menyatakan kurang puas atau tidak puas.


SMRC juga mencatat adanya penurunan kepuasan yang cukup tajam dalam sembilan bulan terakhir. Pada November 2025, tingkat kepuasan terhadap MBG masih berada di angka 62,5 persen, namun pada Juli 2026 turun menjadi 33,8 persen. Sebaliknya, tingkat ketidakpuasan meningkat dari 33,9 persen menjadi 61,6 persen.


Untuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), survei menunjukkan 76,9 persen masyarakat telah mengetahui keberadaan program tersebut, sedangkan 23,1 persen mengaku belum mengetahuinya.


Namun, keyakinan masyarakat terhadap prospek perkembangan KDMP juga tergolong rendah. Dari responden yang mengetahui program tersebut, hanya 2,4 persen yang sangat yakin KDMP akan berkembang, 22,6 persen cukup yakin, 38,9 persen kurang yakin, 22,2 persen tidak yakin sama sekali, dan 13,9 persen tidak memberikan jawaban.


Secara keseluruhan, hanya 25 persen responden yang optimistis KDMP akan berkembang, sedangkan 61,1 persen menyatakan kurang yakin atau tidak yakin.


Tren dalam sembilan bulan terakhir juga memperlihatkan penurunan optimisme masyarakat terhadap KDMP. Tingkat keyakinan turun dari 43,3 persen pada November 2025 menjadi 25 persen pada Juli 2026. Sebaliknya, tingkat keraguan meningkat dari 43,5 persen menjadi 61,1 persen.


Berdasarkan hasil survei tersebut, SMRC menyimpulkan bahwa meskipun Program Makan Bergizi Gratis telah dikenal oleh hampir seluruh masyarakat dan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga telah dikenal oleh sebagian besar publik, persepsi masyarakat terhadap implementasi kedua program tersebut cenderung negatif. Mayoritas responden menyatakan belum puas terhadap pelaksanaan MBG serta belum yakin KDMP akan berkembang sesuai harapan.  [Diori Parulian Ambarita]


Berita Populer


TerPopuler