AmbaritaNews.com | Jakarta – World Association for Public Opinion Research (WAPOR) Asia Pacific menganugerahkan Lifetime Achievement Award 2026 kepada Prof. Saiful Mujani sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasanya dalam pengembangan riset opini publik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam acara Conference Dinner pada Konferensi Tahunan WAPOR Asia Pacific yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. WAPOR merupakan asosiasi internasional yang menghimpun akademisi, praktisi, dan berbagai lembaga yang bergerak di bidang riset opini publik.
Dalam pemberian penghargaan tersebut, Prof. Saiful Mujani dinilai telah memberikan kontribusi yang berkelanjutan, berdampak luas, serta menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pengembangan riset opini publik di Indonesia. Selain dikenal sebagai pelopor kajian politik berbasis survei opini publik, ia juga berperan penting dalam membangun sejumlah lembaga riset terkemuka, seperti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), serta turut berkontribusi dalam pendirian Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI).
Tak hanya itu, Prof. Saiful juga dinilai konsisten menghadirkan berbagai inovasi metodologis dalam pelaksanaan penelitian, sekaligus menjaga standar akademik dan integritas profesional yang tinggi selama menjalankan berbagai riset opini publik.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta tersebut juga dikenal sebagai akademisi yang produktif dengan berbagai publikasi ilmiah bereputasi internasional. Melalui penelitian dan karya-karyanya, Prof. Saiful dinilai memberikan kontribusi penting dalam memperkuat demokrasi, meningkatkan akuntabilitas kebijakan publik, serta menjaga iklim kebebasan akademik di Indonesia.
Sebagai pelopor studi kuantitatif mengenai perilaku memilih di Indonesia, karya-karya Prof. Saiful telah menjadi rujukan bagi akademisi, pembuat kebijakan, hingga media, baik di dalam maupun luar negeri. Penghargaan Lifetime Achievement Award dari WAPOR Asia Pacific semakin melengkapi deretan pengakuan internasional yang telah diterimanya.
Sebelumnya, Prof. Saiful juga mencatat sejarah sebagai ilmuwan politik pertama dari luar Amerika Serikat yang memperoleh Franklin L. Burdette/Pi Sigma Alpha Award, penghargaan bergengsi dari American Political Science Association (APSA).
Lulusan The Ohio State University, Amerika Serikat, ini meraih gelar Master of Arts (MA) pada 1998 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) pada 2003 di bidang Ilmu Politik. Selama karier akademiknya, ia telah melakukan ribuan penelitian mengenai perkembangan politik dan demokrasi dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip ilmiah serta kode etik survei opini publik.
Kontribusinya juga tercermin melalui publikasi di berbagai jurnal internasional bergengsi, antara lain American Journal of Political Science, Journal of Democracy, Comparative Political Studies, Asian Survey, dan Taiwan Journal of Democracy.
Selain aktif menulis artikel ilmiah, Prof. Saiful juga menghasilkan sejumlah buku yang menjadi referensi penting dalam studi politik Indonesia. Disertasi doktoralnya diterbitkan dalam buku "Muslim Demokrat: Islam, Budaya Demokrasi, dan Partisipasi Politik di Indonesia Pasca-Orde Baru" (Gramedia, 2007), yang sebelumnya memperoleh penghargaan sebagai disertasi terbaik di The Ohio State University.
Ia juga menulis buku "Kuasa Rakyat: Analisis tentang Perilaku Memilih dalam Pemilihan Legislatif dan Presiden Indonesia Pasca-Orde Baru" bersama R. William Liddle dan Kuskridho Ambardi (Mizan, 2013). Karya penting lainnya adalah "Voting Behavior in Indonesia since Democratization: Critical Democrats" (Cambridge University Press, 2018) serta "Piety and Public Opinion: Understanding Indonesian Islam" (Oxford University Press, 2018).
Penghargaan Lifetime Achievement Award 2026 dari WAPOR Asia Pacific menjadi pengakuan internasional atas kiprah panjang Prof. Saiful Mujani dalam memajukan ilmu politik, riset opini publik, dan penguatan demokrasi melalui penelitian yang independen, berkualitas, dan berintegritas. [Diori Parulian Ambarita]

