![]() |
| ilustrasi motor honda beat yang hilang |
AmbaritaNews.com | Jakarta - Pemilik kendaraan bermotor diingatkan agar tidak sembarangan memilih lokasi parkir, meski kendaraan digunakan untuk menjalankan pekerjaan maupun aktivitas penting. Kasus hilangnya sepeda motor milik reporter digital iNews Media Group, Danandaya Arya Putra, menjadi pengingat bahwa aksi pencurian kendaraan bermotor dapat menyasar siapa saja tanpa mengenal profesi.
Sepeda motor Honda Beat keluaran 2018 milik Danandaya hilang saat dirinya sedang menjalankan tugas jurnalistik di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
Danandaya mengatakan, sepeda motornya diparkir di area trotoar tepat di depan Kantor Kemenko Polkam. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 13.13 WIB untuk meliput Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Kebetulan saya sampai di Kemenko Polkam sekira pukul 13.13 WIB. Posisi motor saya parkir di trotoar karena memang kalau ada agenda Polkam sering dijadikan parkir di lokasi itu,” kata Danandaya kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Setelah mengikuti agenda dan konferensi pers, Danandaya bersama sejumlah reporter lainnya kemudian menyelesaikan penulisan hasil liputan. Saat meninggalkan area parkir untuk mengikuti kegiatan, sepeda motor tersebut masih berada di tempat.
Namun, setelah berita selesai ditulis dan hendak pulang, Danandaya mendapati sepeda motornya sudah raib.
“Nah ketika selesai ngetik, saat saya kembali ke parkiran, ternyata motor saya sudah enggak ada,” ujarnya.
Danandaya kemudian meminta bantuan petugas keamanan Kemenko Polkam untuk mengecek kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Namun, hasil pengecekan menunjukkan tidak terdapat kamera yang mengarah langsung ke lokasi sepeda motor diparkir.
“Saya sempat tanya CCTV, ternyata enggak ada CCTV yang mengarah ke situ,” katanya.
Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan Danandaya ke Polsek Metro Gambir. Laporan kehilangan itu teregister dengan nomor LP/B/107/VIII/2026/SPKT/POLSEK GAMBIR/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Kemenko Polkam Bantu Pencarian
Kemenko Polkam menyatakan akan membantu proses pencarian kendaraan milik reporter yang hilang ketika sedang menjalankan tugas di lingkungan kementerian tersebut.
Humas Kemenko Polkam menyampaikan permohonan maaf kepada kalangan media atas kejadian tersebut.
“Yang terhormat rekan-rekan media. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi terkait hilangnya motor saudara jurnalis kita Mas Danan Daya dari iNews.id,” ujar Humas Kemenko Polkam RI, Selasa (11/8/2026).
Kemenko Polkam disebut telah membantu proses pencarian serta berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat. Pihak kementerian berharap kasus tersebut segera menemukan titik terang dan sepeda motor Danandaya dapat ditemukan.
“Kami akan memberikan perhatian penuh pada hal ini dan memberikan bantuan yang layak kepada Mas Danan,” tulis Humas Kemenko Polkam, dilansir tirto.id pada Jumat 14 Agustus 2026.
Kendati demikian, Humas Kemenko Polkam juga meminta pengertian kalangan media agar kasus tersebut tidak diberitakan secara berlebihan.
Pencurian Tidak Mengenal Profesi
Hilangnya kendaraan tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pemilik kendaraan agar meningkatkan kewaspadaan ketika memilih tempat parkir.
Pencuri kendaraan bermotor tidak mengenal profesi korbannya. Wartawan, pegawai pemerintahan, pekerja swasta, pedagang, pengusaha maupun masyarakat umum tetap dapat menjadi sasaran apabila pelaku melihat adanya peluang, celah atau kesempatan.
Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya memilih lokasi parkir yang aman, memiliki petugas penjaga dan, bila memungkinkan, berada dalam jangkauan kamera pengawas. Penggunaan kunci pengaman tambahan juga dapat menjadi langkah pencegahan.
Jangan merasa aman hanya karena kendaraan diparkir di dekat kantor pemerintahan, pusat kegiatan, atau tempat yang dianggap ramai. Bagi pencuri, satu celah saja dapat menjadi kesempatan untuk menggasak kendaraan.
Hingga kini, sepeda motor Honda Beat milik Danandaya masih dalam pencarian. Penanganan kasus tersebut juga telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian. [Kiki]
