AmbaritaNews.com | Kabupaten Bekasi - Petahana Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Lambangsari pada hari terakhir pendaftaran Pilkades Serentak 2026.
Didampingi sang suami, Arif, serta diantar ratusan pendukung dan tokoh masyarakat, Pipit datang ke panitia pemilihan dengan tekad melanjutkan program pembangunan yang telah berjalan.
Dalam keterangannya usai mendaftar, Pipit mengaku kembali maju karena ingin melanjutkan pengabdian kepada masyarakat Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.
"Bismillah, mudah-mudahan Allah meridai perjuangan ini dan kami bisa memenangi Pilkades tahun ini," ujar Pipit.
Meski telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon, Pipit menegaskan dirinya masih menjalankan tugas sebagai Kepala Desa Lambangsari karena belum memasuki masa cuti.
"Hari ini saya masih menjabat sebagai Kepala Desa Lambangsari walaupun sudah mendaftarkan diri, karena memang belum masuk masa cuti. Nanti saya akan cuti setelah ditetapkan sebagai calon kepala desa sesuai ketentuan," jelasnya.
Pipit juga mengajak seluruh masyarakat dan seluruh bakal calon untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan seluruh bakal calon yang sudah mendaftarkan diri, mari sama-sama kita jaga lingkungan kita. Mari mengawal Pilkades 2026 ini menjadi Pilkades yang damai, aman, dan membahagiakan masyarakat Lambangsari. Berbeda-beda tetap satu," katanya.
Saat ditanya mengenai perasaannya mendaftar pada hari terakhir, Pipit mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang terus memberikan dukungan.
"Alhamdulillah, saya bahagia, terharu, dan tenang. Saya tidak menyangka masyarakat Lambangsari masih terus mengantarkan dan memberikan dukungan kepada saya," ungkapnya, Kamis (6/8/2026).
Sementara itu, tokoh masyarakat Lambangsari, Samsudin, menyatakan dukungannya kepada Pipit Haryanti berdasarkan pengalaman panjangnya sebagai warga desa sejak 1992.
Menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di Lambangsari, ia telah menyaksikan pergantian kepemimpinan desa dan menilai Pipit merupakan sosok yang layak melanjutkan kepemimpinan.
"Saya sudah menjadi warga Lambangsari sejak tahun 1992. Dari perjalanan saya sebagai warga, saya tidak menemukan pilihan yang lebih tepat selain Pipit Haryanti untuk menjadi pemimpin di desa ini," ujarnya.
Samsudin menilai keberhasilan pembangunan bukan satu-satunya alasan memberikan dukungan. Baginya, integritas seorang pemimpin menjadi faktor utama.
"Yang paling penting dimiliki seorang pemimpin adalah integritas. Saya melihat integritas itu ada pada Pipit Haryanti. Selain itu, beliau juga didukung staf-staf muda yang memiliki inovasi sehingga tidak ada keraguan bagi saya untuk mendukung beliau melanjutkan kepemimpinan," katanya.
Ia menambahkan kehadirannya saat pendaftaran merupakan bentuk dukungan moral agar Pipit kembali mendapat amanah memimpin Desa Lambangsari.
Samsudin juga mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga persaudaraan selama pesta demokrasi desa berlangsung.
"Dalam sebuah proses pemilihan, kalah menang itu biasa. Yang terpenting kita harus semakin bijak dan cerdas. Jangan karena fanatisme terhadap calon tertentu membuat persaudaraan yang selama ini terjalin baik menjadi rusak," pesannya.
Menurut Samsudin, kepemimpinan Pipit pada periode sebelumnya telah membawa perubahan yang dirasakan masyarakat, mulai dari penataan lingkungan hingga peningkatan aktivitas ekonomi warga.
"Mudah-mudahan masyarakat Lambangsari bisa terus merasakan hasil positif dari kepemimpinan beliau. Lingkungan semakin tertata, masyarakat lebih dinamis, dan pelaku UMKM berkembang cukup pesat. Kalau kita lihat sepanjang jalan, kawasan desa juga terlihat lebih tertata dan masyarakat dapat menjalankan usahanya dengan baik," pungkasnya. [Diori Parulian Ambarita]



