AmbaritaNews.com | Jakarta - Langkah cepat Suku Dinas Pertamanan dan Hutan (Tamhut) Jakarta Timur pangkas pohon yang di anggap rawan tumbang dari laporan warga Jakarta lewat aplikasi JAKI (Jakarta Kini) telah jadi aplikasi yang mempermudah hidup warga DKI Jakarta. Di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pengembangan JAKI terus didorong agar mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.
Musim penghujan disertai angin kencang menjadi momok yang menakutkan bagi warga yang tempat tinggal dan usahanya berada dibawah pohon yang rawan tumbang terutama warga binaan UMKM Kecamatan Ciracas Loksem JT 57 di RT 005/05.
Laporan warga lewat aplikasi Jaki atas nama Ferri Faisal dengan nomor laporan JK 2511010324 di respon cepat Kasatpel Tamhut Hany saat di hubungi via Whatapps, Jumat (7/11/2025).
"Baik pak. Kemarin saya sdh ke lokasi pas TL penanganan. Dan bagian atas akan kita penggal pak. Namun kami jadwalkan di hari Rabu paling lambat Jumat," kata Hany.
Selain di Jl. Supryadi Kasatpel Tamhut Hany menambahkan pihaknya juga melakukan menoping pohon di sekitar Jalan Raya Bogor Kec Ciracas yang dianggap rawan tumbang saat angin kencang.
Langkat cepat Dinas Pertamanan dan Hutan diapresiasi warga Ferri Faisal yang juga Kabid Humas DPP Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI), menurutnya langkah cepat pemangkasan pohon ini sangat penting agar tidak terjadinya pohon tumbang demi menciptakan Kota Jakarta yang semakin lestari dan berkelanjutan.
"Terimakasih Sudin Tamhut Jakarta Timur atas respon cepatnya," uar Ferri
Sebelum nya angin kencang disertai hujan lebat melanda Kota Jakarta pada 30 Oktober lalu menyebabkan pohon tumbang di sejumlah wilayah dan mengakibatkan 2 kios tertimpa di lokasi tersebut dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp15 juta milik warga. [Red]
