AmbaritaNews.com | Kota Bekasi - Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RT 08 RW 10, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur berlangsung meriah pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari penampilan tari-tarian anak-anak hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Agustusan.
Ketua RT 08, Joko S Dawoed, SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 dengan baik.
“Yang pertama-tama, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia HUT RT ke-81 yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik,” ujar Joko.
Dalam kesempatan tersebut, Joko juga menyinggung masa akhir kepemimpinannya sebagai Ketua RT 08. Ia mengatakan, dirinya telah menjalankan amanah selama dua periode dengan total masa kepemimpinan sekitar delapan tahun.
Menurutnya, regenerasi kepengurusan merupakan hal penting agar roda organisasi di lingkungan RT dapat terus berjalan. Ia pun menyatakan siap mendukung munculnya generasi penerus, khususnya dari kalangan anak muda.
“Ketua RT ini sudah mencapai dua periode. Periode pertama tiga tahun dan periode kedua lima tahun, berarti sudah delapan tahun. Tentunya harus ada regenerasi,” katanya.
Joko menyebut, lingkungan RT 08 memiliki banyak potensi kader yang dapat melanjutkan kepengurusan. Ia berharap tokoh masyarakat dan warga senior dapat memberikan dukungan kepada calon-calon generasi muda.
“Banyak anak-anak muda dan remaja di sini. Insya Allah nanti kita yang tua-tua ini istirahat,” ucapnya.
Selain persoalan regenerasi, Joko mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, kerukunan dan solidaritas antarwarga.
Ia berharap kegiatan-kegiatan bersama seperti peringatan HUT RI dapat menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat.
“Aktivitas anak-anak dan remaja harus dipupuk. Kita harus menjaga kesolidan, kekompakan dan kerukunan. Jangan sampai di antara kita ada gontok-gontokan,” tegasnya.
Joko juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena selama masa kepemimpinannya dirinya mengaku jarang menggelar pertemuan. Meski demikian, ia menegaskan tetap berupaya mendengar aspirasi warga.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT RI ke-81 RT 08, Ibu Desi, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 17 Agustus 2026 melalui berbagai perlombaan yang diikuti anak-anak dan ibu-ibu.
Desi mengakui partisipasi kaum bapak dalam perlombaan tahun ini masih minim. Ia berharap pada perayaan tahun depan para bapak dapat lebih aktif mengikuti kegiatan.
“Bapak-bapak tidak ikut karena kurang aktif. Mudah-mudahan tahun depan bisa ikut lomba, seperti sepak bola pakai sarung atau daster,” ujarnya disambut suasana meriah.
Pada malam puncak tersebut, warga juga disuguhkan hiburan tari Lenggang Nyai yang dibawakan anak-anak. Selain itu, dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Agustusan. Pemberian hadiah antara lain dilakukan oleh Pak Gito dan Pak Heri.
Desi juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan, termasuk malam puncak, dapat terlaksana.
Ia berharap kegiatan HUT RI tahun depan dapat digelar lebih meriah dengan hadiah yang lebih banyak serta partisipasi warga yang semakin besar.
“Semoga tahun depan rezeki kita lebih banyak, sehingga kegiatan HUT RI ke-81 bisa dilaksanakan lebih besar dan hadiahnya juga lebih banyak,” katanya.
Malam puncak HUT RI ke-81 RT 08 RW 10 tersebut menjadi momentum tidak hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat persaudaraan warga sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan di lingkungan masyarakat. [Diori Parulian Ambarita]








